Percepatan Inovasi Transportasi: Penyusunan Rencana Bisnis dan Roadmap DAMRI
Accelerating Innovation in Transport: DAMRI Business Plan and Roadmap Development
Konteks
DAMRI adalah operator bus BUMN dengan lebih dari 3.200 armada di 43 cabang. Layanannya terbagi dalam tujuh lini: perkotaan, antarkota, intermoda, perintis, pariwisata, lintas batas, dan logistik. Setelah bergabung dengan Perum PPD, peran DAMRI di angkutan perkotaan Jabodetabek makin besar, bersamaan dengan dorongan elektrifikasi dari Kementerian BUMN dan Transjakarta.
Peran BID
Asian Development Bank menugaskan Rebel menyusun Business Plan and Roadmap untuk PT DAMRI, dengan BID sebagai mitra lokal utama. Proyek ini bertujuan menyiapkan peta jalan transisi DAMRI menuju armada rendah emisi yang tetap sehat secara bisnis, sejalan dengan komitmen dekarbonisasi nasional.
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan disusun dalam beberapa keluaran. Output 1 menyusun baseline operasi dan proyeksi permintaan, Output 2 menilai keberlanjutan bisnis tiap lini layanan dan kapasitas keuangan perusahaan, dan Output 4 menyusun strategi pengadaan bus listrik. BID bertanggung jawab atas pengumpulan dan analisis data di Indonesia, penilaian kesiapan transisi armada, serta kajian kebijakan dan kelembagaan nasional.
Keluaran
Kajian menemukan bahwa pengadaan DAMRI selama ini terfragmentasi dan berbasis proyek, sering melalui penunjukan distributor merek yang sudah disetujui Transjakarta. Strategi yang diusulkan perlu menyeimbangkan kepastian jangka pendek dengan transparansi dan persaingan, dalam batas aturan TKDN, e-katalog, dan pembatasan pengadaan internasional.
BID juga mengidentifikasi risiko iklim terhadap aset dan operasi DAMRI, terutama banjir. Pengelolaan risiko yang masih reaktif perlu diubah menjadi perencanaan ketahanan berbasis data, termasuk modernisasi depo agar siap untuk operasi bus listrik. Hasil kajian disiapkan sebagai bahan pendukung proses pinjaman ADB untuk DAMRI.
Pengalaman terkait